Okta Live Streaming

   -   WIB

 

 Kamis, 23 Maret 2023

Pamekasan - Lantaran membuat status di WhatsApp (WA) yang kurang mengenakkan, seorang istri Polisi yang juga anggota Bhayangkari berinisial M dilaporkan ke Polres Pamekasan oleh kerabat dekatnya sendiri, Kamis (07/07/2022). 

 
Pudjiastuti warga Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota Pamekasan yang merupakan salah satu keluarga pelapor mengatakan, jika saudaranya sudah melakukan pelaporan terkait permasalahan itu sudah kurang lebih 2 bulan yang lalu. Adapun pelapornya atas nama saudaranya bernama H Erfandi. 
 
"Namun sampai sekarang laporan yang dilakukan adik saya itu belum ada perkembangan," katanya. 
 
Menurut Pudjiastuti, pangkal permasalahan atas laporan terhadap M, terkait tanah waris dari orang tuanya almarhum Moh Rifai. Dimana M menuduh keluarga besarnya sendiri telah mengambil hak atas warisan tersebut. 
 
Bahkan kata Pudjiastuti, terlapor memasang status terkait waris di WA sampai dua kali, sehingga membuat paman maupun tantenya jengkel atas tuduhan itu. 
 
"Inisial M ini dua kali membuat status yang tidak mengenakkan semua keluarga, masak saya dan semua saudara saya dituduh mengambil hak atas tanah itu, tanah yang mana yang diambil," ungkapnya. 
 
Malah yang lebih menyakitkan jelas Pudjiastuti pada status yang kedua, dimana M menyebut nama semua saudaranya dari keluarga almarhum Moh Rifai. 
 
"Malah di statusnya yang kedua nama semua saudara disebut jika keluarga almarhum Moh Rifai kurang ajar, ngambil hak tanah saya," jelasnya membacakan status keponakannya itu. 
 
Ia berharap, laporan yang sudah masuk agar cepat diproses oleh aparat yang berwenang sehingga tidak sampai berlarut-larut dan masih belum ada kejelasan seperti sekarang ini. 
 
"Sampai saat ini, yang sudah diperiksa baru pak Hapqllji saja (pelapor), sedangkan saya dan saudara lainnya masih tidak. Jadi saya dan seluruh saudara itu berharap laporan itu cepat diproses," tandasnya.