KAROPOK PASIR

 10:00:00  -  13:00:00 WIB

 KAROPOK PASIR

 Minggu, 26 Mei 2019

Variety show memberi semangat dengan canda khas madura yang segar dan ramah,  info artis dangdut, dan mambahas hot topic sambil berkirim salam, Request Lagu Dangdut, Pantunan atau  Syiir serta Karaoke dikahir segment

Lompat Karet Ca' Lecceng

Lilik Riana UIM 2017 - Permainan lompat tali karet sangat populer diera tahun 70-an hingga 80-an ini berasal dari Eropa yang dibawa ke Nusantara dan dimainkan oleh anak-anak Belanda pada masa penjajahan. Kapan dan dari mana permainan ini bermula sulit diketahui secara pasti namun dari nama permainan ini diduga muncul di zaman penjajahan dan sangat populer diera 70-an hingga 80-an sehingga menjadi salah satu permainan favorit saat main diluar rumah.

“Cak Lecceng” merupakan nama yang aneh bagi mereka yang bukan orang Madura Tapi itu sangat menyenangkan jika dimainkan bersama. “Cak Lecceng” sejenis permainan Madura yang sangat menyenangkan dan berkesan pada masa kecil karena permaianan ini dituntut untuk banyak bergerak dan membutuhkan energi yang banyak untuk menjadi pemenang sehingga permainan ca’licceng tidak sepi dan menghidupkan suasana.

Untuk bermain, kita harus menyiapkan karet gelang yang dirajut panjang dan area kosong untuk membentangkan karet. Untuk jenis simpulan karet cukup bervariatif, kita bisa menginduksi pelajaran pramuka untuk dapat menyimpulkan karet yang satu dengan yang lainnya, Setelah semua selesai terangkai cukup panjang para Pemain melakukan hom-pim-pa  terlebih dahulu untuk menentukan pemenang. Siapa yang menang, akan memainkan permainan “Cak Lecceng” terlebih dahulu, Kedua pemain yang menjadi pemegang tali melakukan pingsut untuk menentukan siapa yang akan mendapat giliran bermain terlebih dahulu jika pemain pertama gagal melompat.

Kedua pemain yang menjadi pemegang tali perentang tali karet dan pemain harus melompatinya satu persatu. ketinggian karet mulai dari setinggi mata kaki, lalu naik ke lutut, paha, hingga pinggang. Aturan permainan “Cak Lecceng” setiap pemain harus melompat tanpa menyentuh tali karet, Jika ada pemain yang menyentuh tali karet, maka gilirannya bermain dianggap selesai dan dia harus menggantikan pemain untuk memegang tali.

Pada tahapan selanjutnya, Posisi tali karet dapat dinaikan ke dada, dagu, telinga, ubun-ubun, tangan yang diangkat ke atas hingga kaki berjinjit. Pada tahap ketinggian ini, pemain boleh menyentuh tali karet ketika melompat, asalkan pemain dapat melewati tali dan tidak terjerat. Pemain juga diperbolehkan menggunakan berbagai gerakan untuk mempermudah lompatan asal tidak memakai alat bantu. Jika semua tahap ketinggian telah berhasil diselesaikan oleh para pemain, tali karet kembali diturunkan dan permainan dimulai dari awal. Begitu seterusnya hingga para pemain memutuskan untuk mengakhiri permainan ini.

Adapun manfaat dari permainan “Cak Lecceng” ini dapat Memberikan kegembiraan pada anak, Melatih semangat kerja keras pada anak-anak untuk memenangkan permainan dengan melompati berbagai tahap lompatan tali dan dapat melatih kecermatan anak.

Permainan ini tidak hanya mengajarkan cara melompat yang tinggi dan mempunyai energi banyak. Yang paling penting permainan ini megajarkan solidaritas dan menghargai teman. Bukti solidaritas ini dapat dilihat pada saat seorang pemain sudah waktu meloncat (dalam madura “ngocol”), pemain yang lain akan memberi semangat pada teman yang sedang meloncat, dengan demikian, pemain yang meloncat akan lebih bersemangat untuk menyelesaikan permainan tersebut.

Yang paling melekat diingat akan permainan ini, saat dimarahi oleh orang-orang sekitar  karena mereka merasa terganggu karena teriakan yang dihasilkan menimbulkan gema di setiap rumah tapi pengalaman tersebut sudah tidak lagi didapatkan pada era sekarang ini.

pic - google Flowry Adni


Aplikasi Mobile

We have 268 guests and no members online

Facebook

Wisata Madura

Kuliner Madura

  • Nurul SMK Tlanakan 2017 - Wisata kuliner di jawa timur khususnya Madura sangatlah beranekaragam dan daerah pasti mempunyai makanan khas...

Event Kita

  • Meryam Jameela Sosiologi Unesa 2017 -Radio SPFM selalu mencoba memberikan yang terbaik untuk para pendengarnya, acara radio Suara...

Permainan

  •       Zainal UTM 2018. Permainan tradisional saat ini sudah jarang dimainkan oleh anak-anak di zaman milenial seperti sekarang. Padahal kalau...