100% Pop Indonesia

 15:00:00  -  17:00:00 WIB

 100% Pop Indonesia

 Selasa, 20 Oktober 2020

yuuuk pantau terus 966 Radio Suara Pamekasan dan bisa dinikmati via streaming yang dapat di download di applikasi store

Pamekasan - SMKN 1 Pasean Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan disomasi oleh Narto yang mengaku pemilik lahan yang kini ditempati sebagai bangunan sekolah. Akibatnya aktivitas belajar ratusan siswa terancam terganggu. Jumat (10/11).

Somasi tersebut dilakukan tadi pagi sekitar pukul 07.00 Wib. Dimana Narto yang didampingi kuasa hukumnya Totok Haryanto, SH dan sebuah lembaga dari Komnas PKPU Cabang Pamekasan saat memasang benner tepat di pagar depan sekolah.

"Tanah ini milik kami, dan memang ada mediasi dengan pihak sekolah namun tidak ada hasilnya," kata Hospi Riansyah putra Narto.

Pemilik lahan, mensomasi sekolah tersebut dalam jangka waktu 30 hari, namun apabila tidak ada penyelesaian, rencananya SMKN 1 Pasean akan ditutup oleh pemilik lahan.

"Kami siap bagi yang berkepentingan untuk melakukan musyawarah, pastinya kami tetap mempertahankan tanah ini, apabila setelah pemasangan benner ini masih tetap tidak ada penyelesaian dalam jangka 30 hari, kami akan secepatnya melakukan penutupan terhadap SMK 1 Pasean," jelas H. Zainal Fatah, SH dari Komnas PKPU selaku juru bicara.

Sementara itu, Totok Haryanto, SH selaku kuasa hukum Narto mengatakan, pihaknya (Narto) siap untuk melakukan musyawarah.

"Tinggal diatur saja kapan itu, karena sampai saat ini pak Narto tidak pernah menjual pada siapapun, kok tiba-tiba ada akte jual beli tahun 2009. Dapat dari mana akte jual beli itu," ujarnya.

Lebih lanjut selaku kuasa hukumnya, Totok Haryanto, SH menjelaskan, jika kliennya merupakan ahli waris dari Rahmat Mudjat.

"Sampai sekarang tahun 2017, pajak masih dibayar oleh keluarga Narto, dimana sejak tahun 2009 itu dirubah atas nama putrinya pak Narto. Dan di buku C, pemilik lahan ini atas nama Rahmat Mudjat," katanya.

Terpisah, Mohammad Djuri selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Pasean mengatakan, nantinya akan dikonsultasikan ke pimpinannya Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi yang ada di Pamekasan.

"Kita ini hanya sebagai pemakai, kita punya pimpinan, nanti akan kita konsultasikan, karena saya tidak bisa mengambil keputusan," katanya.

Sementara itu tampak aktifitas proses belajar mengajar yang dilakukan sekolah SMKN 1 Pasean, masih terus berjalan seperti biasanya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam pemasangan benner dan somasi oleh pemilik lahan, sejumlah aparat dari Kepolisian maupun TNI ikut berjaga disekitar lokasi. (Holil)


Aplikasi Mobile

We have 256 guests and no members online

Facebook

Wisata Madura

Kuliner Madura

  • Pamekasan yang terletak dipulau Madura banyak menyajikan potensi wisata, tradisi dan kuliner salah satunya adalah camilan Pamekasan yang...

Event Kita

Permainan