SEMADURA (semangat pagi madura)

 05:00:00  -  09:00:00 WIB

 SEMADURA (semangat pagi madura)

 Jumat, 14 Desember 2018

Semangat pagi madura adalah program yang mengemas berita seputar madura yang menampung semua aspirasi masyarakat tentang pelayanan publik yang akan langsung ditanggapi oleh pihak terkait.

Pamekasan - Kabar kurang menyenangkan kini menampar Kabupaten Pamekasan yang dikenal sebagai kabupaten pendidikan, pasalnya salah satu oknum guru di salah satu sekolah yang ada di Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Padsmawu, diduga telah melakukan pelecehan kepada beberapa muridnya. Sabtu (16/11).

Yang cukup memprihatinkan lagi, tindakan itu dilakukan oleh oknum pendidik yang seharusnya memberikan perlindungan dan contoh yang baik kepada para murid-muridnya. Dan yang lebih menyakitkan lagi, dugaan pelecehan itu dilakukan oleh oknum guru yang memegang mata pelajaran agama di sekolah tersebut.

Dugaan pelecehan seksual oleh guru yang tidak terpuji berinisial IK itu terungkap ketika salah satu korbannya harus dilarikan ke rumah sakit akibat tidak sadarkan diri setelah diperlakukan hal yang tidak senonoh oleh oknum pendidik yang juga menantu kepala sekolah di sekolah itu.

Dan tidak tanggung-tanggung, murid yang dilecehkan dari berbagai sumber berjumlah sebanyak 9 orang. Salah satu guru di sekolah tersebut mengatakan, jika memang pihaknya kurang tahu tentang kejadian yang sudah menimpa para anak didiknya. "Katanya ini dilakukan oleh salah satu guru agama. Namun guru itu sudah dikeluarkan pada hari selasa kemarin. Yang menjadi korban pada murid saya ada 6 orang yang duduk di kelas 6B," kata IAS guru di sekolah itu.

Ia menambahkan, para siswanya kala itu sempat histeris, namun sekarang sudah bisa tenang berkat bimbingannya termasuk pula oleh para guru yang lainnya.

Sementara itu salah satu paman korban pelecehan mengatakan, bahwa perbuatan yang tidak senonoh yang menimpa keponakannya akan ia bawa keranah hukum.

"Saya sebagai pamannya (salah satu korban) meminta proses ini harus berlanjut keranah hukum karena ini termasuk pelecehan kepada anak dibawah umur. Sebentar lagi saya akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan," kata H Krisna.

Hingga saat ini tidak ada satupun pihak sekolah yang menemui keluarganya terkait masalah dugaan pelecehan seksual itu.

"Sampai sekarang tidak ada pihak sekolah yang melakukan mediasi ke pihak kami sebagai keluarga, ndak tau kalau dengan para korban yang lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan hingga saat ini keponakannya itu masih merasa trauma akibat kejadian tersebut dan tidak menyangka akan menimpa kepada keponakannya itu.


Aplikasi Mobile

We have 324 guests and no members online

Facebook

Wisata Madura

  • Oksigen merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan bagi manusia karena tanpa oksigen manusia akan meninggal.

Kuliner Madura

  • Vie spfm - Kenikmatan dan keindahan alam disajikan dan dijaga dengan sangat indah dan sempurna sehingga mampu memikat setiap masyarakat...

Event Kita

  • Meryam Jameela Sosiologi Unesa 2017 -Suara Pamekasan merupakan salah satu Perusahaan Radio di Pamekasan yang cukup populer yang berada...

Permainan