DENSUS 96 ( Dendang Nostalgia Suara Pamekasan)

 21:00:00  -  23:59:59 WIB

 DENSUS 96 ( Dendang Nostalgia Suara Pamekasan)

 Kamis, 21 Februari 2019

Berbagi salam di malam hari dengan suasana hangat khas madura, request lagu dangdut nostalgia sekaligus berbagi cerita di balik lagu kenangan tiap akhir pekan.

Pamekasan - Kabar kurang menyenangkan kini menampar Kabupaten Pamekasan yang dikenal sebagai kabupaten pendidikan, pasalnya salah satu oknum guru di salah satu sekolah yang ada di Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Padsmawu, diduga telah melakukan pelecehan kepada beberapa muridnya. Sabtu (16/11).

Yang cukup memprihatinkan lagi, tindakan itu dilakukan oleh oknum pendidik yang seharusnya memberikan perlindungan dan contoh yang baik kepada para murid-muridnya. Dan yang lebih menyakitkan lagi, dugaan pelecehan itu dilakukan oleh oknum guru yang memegang mata pelajaran agama di sekolah tersebut.

Dugaan pelecehan seksual oleh guru yang tidak terpuji berinisial IK itu terungkap ketika salah satu korbannya harus dilarikan ke rumah sakit akibat tidak sadarkan diri setelah diperlakukan hal yang tidak senonoh oleh oknum pendidik yang juga menantu kepala sekolah di sekolah itu.

Dan tidak tanggung-tanggung, murid yang dilecehkan dari berbagai sumber berjumlah sebanyak 9 orang. Salah satu guru di sekolah tersebut mengatakan, jika memang pihaknya kurang tahu tentang kejadian yang sudah menimpa para anak didiknya. "Katanya ini dilakukan oleh salah satu guru agama. Namun guru itu sudah dikeluarkan pada hari selasa kemarin. Yang menjadi korban pada murid saya ada 6 orang yang duduk di kelas 6B," kata IAS guru di sekolah itu.

Ia menambahkan, para siswanya kala itu sempat histeris, namun sekarang sudah bisa tenang berkat bimbingannya termasuk pula oleh para guru yang lainnya.

Sementara itu salah satu paman korban pelecehan mengatakan, bahwa perbuatan yang tidak senonoh yang menimpa keponakannya akan ia bawa keranah hukum.

"Saya sebagai pamannya (salah satu korban) meminta proses ini harus berlanjut keranah hukum karena ini termasuk pelecehan kepada anak dibawah umur. Sebentar lagi saya akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan," kata H Krisna.

Hingga saat ini tidak ada satupun pihak sekolah yang menemui keluarganya terkait masalah dugaan pelecehan seksual itu.

"Sampai sekarang tidak ada pihak sekolah yang melakukan mediasi ke pihak kami sebagai keluarga, ndak tau kalau dengan para korban yang lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan hingga saat ini keponakannya itu masih merasa trauma akibat kejadian tersebut dan tidak menyangka akan menimpa kepada keponakannya itu.


Aplikasi Mobile

We have 128 guests and no members online

Facebook

Wisata Madura

  • Sumenep tidak pernah mati akan keindahan alamnnya, banyak tempat yang cukup menarik wisatawan dari luar madura maupun dari madura sendiri. Selain...

Kuliner Madura

  • Kebersamaan bersama keluarga dan kerabat menjadi ikon yang sangat identik dengan hari raya idul fitri. Tidak hanya itu, makanan dan...

Event Kita

  • Meryam Jameela Sosiologi Unesa 2017 -Dalam menyambut bulan suci ramadhan radio Suara Pamekasan memiliki program tahunan, salah satunya...

Permainan