KPK Kabar Pagi Kita

 07:00:00  -  10:00:00 WIB

 KPK Kabar Pagi Kita

 Rabu, 15 Juli 2020

sharing dan talkshow hadir di program KPK,  Sajian informasi hasil liputan reporter spfm serta media online

Pamekasan - Ratusan massa yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan petani tembakau mendatangi Mandhepa Agung Ronggosukawati, terkait anjloknya harga tembakau, Senin (09/09).

Selain itu kedatangan massa juga menuntut pernyataan orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan yang mengatakan demi Terkait harga tembakau oleh aktivis dan petani hanyalah aksi yang dibayar.

Iklal orator aksi dihadapan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, mengatakan, kalau aksinya beberapa hari yang lalu tidak dibayar oleh siapapun.

Ia langsung menanyakan kepada peserta aksi, apakah demi sekarang dan hari ini dibayar, serentak peserta aksi menjawab tidak.

"Ini bukti bahwa aksi kami sekarang dan kemarin tidak ada yang dibayar, aksi kami murni hanya ingin petani sejahtera," Katanya.

Iklal juga menambahkan, mana janji politik Bupati yang ingin harga tembakau tidak akan ada yang dibeli murah sehingga dapat mensejahterakan petani.

"Bupati jangan mencari pencitraan saja yang bisanya hanya berselfi, mana janjinya yang ingin mensejahterakan petani dan tidak akan ada tembakau murah lagi, mana," Ungkapnya.

Sementara menanggapi aksi elemen masyarakat dan petani tembakau, Bupati Pamekasan mengatakan, bahwa demo itu merupakan hal yang biasa terjadi sebagai kontrol kinerja pemerintah.

"Demo itu kami Terima karena aksi itu sebagai alat kontrol masyarakat terhadap kinerja pemerintah, sehingga kinerja kita itu ada titik terang dimana lemahnya baru kita perbaiki bersama-sama," Kata Bupati.

Terkait pernyataannya yang mengatakan demo bayaran, Bupati menyampaikan kalau hal dirinya tidak mengarang, karena ia mempunyai bukti.

"Masalah pernyataan saya, itu tidak ngarang dan betul ada. Dan datanya lengkap," Jelasnya.

Bahkan dihadapan pendemo, Bupati membacakan terkait hal itu melalui Whatapp nya, cuma tidak menyebutkan siapa yang mengirimnya.

Sedang kan terkait masalah harga, ia menyampaikan jika pemerintah sudah melakukan berbagai upaya agar para petani tembakau itu lebih baik penghasilannya.

"Pemerintah dengan 9 pabrikan sudah melakukan komunikasi dan menyepakati harga minimal yakni Rp 42.600. Dan pabrikan tidak boleh membeli harga dibawah itu," Ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, jika pihaknya akan melakukan langkah-langkah terkait tembakau agar lebih berpihak kepada masyarakat atau petani. Bahkan kemungkinan siap duduk bersama untuk melakukan perubahan terhadap Perda tembakau.


Aplikasi Mobile

We have 99 guests and no members online

Facebook

Wisata Madura

  • sape sono’ pertama kali dicetuskan oleh warga Batu Kerbui pesisir utara Pamekasan. Dalam sejarahnya setiap kali selesai bekerja membajak...

Kuliner Madura

  • Pamekasan yang terletak dipulau Madura banyak menyajikan potensi wisata, tradisi dan kuliner salah satunya adalah camilan Pamekasan yang...

Event Kita

  • Meryam Jameela Sosiologi Unesa 2017 -Lomba tartil merupakan lomba membaca al-qur’an  secara tadarrus dengan menggunakan qira’at Imam...

Permainan